Thursday, June 19, 2008

Data Google Analytics

Lagi iseng checking data google analytics utk blog ini sejak 1 jan 2008 - 18 jun 2008.

Pengunjung blog ini mencapai 4040 orang yg melakukan 6072 kali kunjungan dengan 9028 pageviews. Pola kunjungannya biasanya ramai di hari senin - selasa dan hari2 berikutnya menurun terutama di hari sabtu dan minggu. Nah lho... senin ternyata bukannya pada kerja tapi malah sibuk baca blog... ;)

Pengunjung berasal dari 42 negara, dimana 64% adalah pengunjung baru dan 36% adalah pengunjung yg datang berulangkali, bahkan ada 58 pengunjung yg sdh datang lebih dari 200 kali, yang berarti dalam sehari bisa datang lebih dari 1 kali... :) waduh... tengkyu banget... sayang saya blm bisa sering2 update tulisan disini.

Orang masuk ke blog ini 47% dari berbagai refering sites. Yg termasuk penyumbang terbanyak adalah dari mediasolusindo, blognya pak Rony, dan beberapa rekan TDA, kemudian dari blog bisnisnya ruzika seperti sik clothing, jilbab rabbani dan ruzika. Ternyata membentuk network blog cukup efektif utk mendatangkan pengunjung.

Sebagian lagi, 45%, berasal dari google dengan keyword yg populer adalah 'properti', 'saham', 'ryad kusuma', 'forex', dan nama brand dari produk yg saya jual seperti 'sik clothing', 'zoya', 'rabbani', 'swarna'. Sisanya melalui direct traffic.

Sedangkan artikel yg paling sering dibaca ternyata berkaitan dengan keyword yg populer. Kalo diurutkan, terbanyak adalah artikel tentang properti, kemudian saham, forex baru mengenai retail bisnis.

Rata2 pengunjung membaca 1 page dalam waktu sekitar 2,5 menit. Tapi ada juga yang betah sampai lebih dari 30 menit membaca lebih dari 10 pages.

Yah.. itu aja update data hari ini.

Wednesday, June 18, 2008

Program Diploma-1 Forex

Punya income dollar tapi tinggal di Indonesia, pemikiran ini rasanya cukup menarik. Tapi kalo hanya sebatas pemikiran tanpa action rasanya juga ga ada gunanya.

Tidak terasa bulan juni ini sudah masuk bulan ke 12 saya belajar forex trading. Satu bulan pertama saya full baca2 teorinya, 11 bulan berikutnya saya coba praktekan teori yg ada dgn demo account. Saya ikuti beberapa seminar gratisan, saya baca2 forum, baca2 ebook, diskusi dengan beberapa rekan, saya coba test dan analisa beberapa strategi trading.

Benar2 serasa kuliah lagi, kuliah diploma 1 forex trading. Btw kenapa blm ada lembaga yg ngadain kuliah ini ya?

Yg namanya kuliah, pasti ada ujian, nah bulan ini ujiannya. Hasilnya tidak terlalu jelek, dari modal USD 3000, dalam waktu sebulan sdh menghasilkan profit USD 7721 atau sekitar 257% dengan 60 kali transaksi profit (96,77%) dan 2 kali transaksi loss (3,23%).

Detail transaksi dapat dilihat di web http://geocities.com/saturyad
Sementara summary nya ada di gambar ini :




Untuk trading, saya memasang beberapa indicator seperti william %R, stochastic oscillator, moving average, parabolic SAR, daily pivots dan bollinger bands. Tapi belakangan ini saya lebih banyak menggunakan 2 indicator terakhir, sementara indicator lain hanya sebagai pendukung.



Setelah kuliah, ujian dan meluluskan diri, sekarang tinggal prakteknya. Mudah2an bulan juli sdh bisa live trading dengan hasil yg tidak jauh berbeda.

Sunday, June 15, 2008

Toko Online Blok A Tanah Abang

Buat teman2 yg punya produk tapi blm buat website / blog, bisa pakai fasilitas di Toko Online Blok A Tanah Abang

Sebelum bisa memakai fasilitasnya, silahkan register dulu, setelah itu baru bisa upload gambar2 produk yg dimiliki.

Biaya? Gratis....

Thanks to William.

Saturday, May 31, 2008

Kebutuhan Hidup

Kemarin pas nganter barang ke toko iseng ngobrol sama anak2 toko Cibubur. Gaji mereka ini habisnya buat apa aja sih...

3 orang pegawai saya, mereka ga pernah makan dirumah, karena mereka tinggal dengan saudara, mungkin mereka sungkan ngerepotin, udah tinggal gratis masa makan gratis juga. Jadi mereka selalu makan ditoko, pagi, siang, malam. Kadang hanya pagi dan sore aja.

Biaya sekali makan, maksimal 5000. Tiga kali makan berarti 15.000. Sebulan kurang lebihnya mungkin 400 - 450.000.

Transport rumah ke toko bagaimana? Sebelum BBM naik, mereka habis 98.000 sebulan. Itu bisa terjadi karena mereka hanya membayar transport utk 1/2 bulan saja. Setengah bulan sisanya mereka jaga di Bogor, disana mereka cukup jalan kaki 10 menit dari tempat kost yg saya sediakan ke toko. Setelah kenaikan BBM kemarin, transport jadi 135.000. Naik 37,8%.

Kenaikan yg luar biasa. Lebih tinggi dari kenaikan premium. Kalo udah begini, argumentasi bahwa subsidi BBM tidak adil karena hanya utk kalangan yg punya kendaraan rasanya sudah tidak tepat lagi, karena kalangan yg tidak mempunyai kendaraan ternyata malah menanggung beban kenaikan yg lebih besar. Dan mereka tidak tercatat dalam kelompok penerima BLT.

Utk mensiasati kenaikan transport ini, mereka berencana utk kost di dekat toko Cibubur dg biaya per orang 100.000. Jadi menghemat 35.000.

Berarti total makan dan transport saja sudah dikisaran 535 - 585.000. Belum biaya maintenance, kan mereka wanita semua, belum biaya entertainment... waduh... kalo mereka ga pada jago ngatur duit pasti pada pusing di akhir bulan.

Tapi yg saya suka dari mereka, mereka tetap ceria dan ga pernah mengeluh, mungkin tidak ke saya...

Ini menjadi salah satu PR saya, bagaimana bisa meningkatkan penghasilan mereka.

Tuesday, April 15, 2008

Beli Properti dg Cashflow Minus

Kemarin ada rekan yg menanyakan pendapat saya soal pembelian properti.

Idealnya jika kita beli properti, kita harus memperoleh pendapatan dari properti tsb., entah disewakan atau kita gunakan utk usaha dan pendapatan ini harus lebih besar dari cicilan kredit ke bank agar memberikan cashflow positif.

Hanya saja utk bisa dapat properti seperti itu butuh waktu dan harus telaten. Memang jika bisa dapat ya udah pasti untung. Tapi jika kita hanya bisa menemukan properti dg cashflow minus apa kita tidak bisa mengambil untung? Menurut saya masih tetap untung, cuma memang bukan untung dalam jangka pendek, analoginya begini :

Kalo kita ingin dapat uang 12 jt tahun depan, berarti kita harus nabung 1 jt / bln selama 12 bln.

Kalo utk dapat 12 jt itu kita ga perlu bayar 1 jt, tapi cukup 300rb / bln aja soalnya yg 700rb udah dibayarin sama pacar, untung ga? Untung donk... :)

Kalo setelah kita bayar 300 rb / bln selama 12 bulan, tapi ternyata kita dapatnya bukan 12 jt, tapi 15 jt, untung ga? Lebih untung lagi... hehehe...

Tapi dengan catatan ya :
  1. Selisih cicilan dan pendapatan tidak terlalu besar dan tidak memberatkan.
  2. Lokasi dan kondisi properti tidak terlalu jelek sehingga persentase pertumbuhannya tidak dibawah normal, ya.. rata2 aja udah cukup lah.
  3. Cicilan besarnya relatif tetap, ya naik turun sedikitlah, sementara pendapatan dari properti masih bisa dinaikkan dengan berbagai upaya sehingga dalam jangka panjang garis pendapatan akan melampaui garis cicilan.

Jadi, buat saya rasanya kalo dapat yg masih minus ya gpp tinggal diupayakan jadi positif, kalo dapat yg udah positif ya itu bonus.

Monday, March 31, 2008

Direktur Baru di Ruzika Corporation

4 toko offline di 3 mall yang berbeda dan lokasi yang berjauhan bukan hal yang sederhana utk di manage. Belum lagi 1 toko online dengan orderan yang tidak pernah berhenti dari berbagai daerah di indonesia, dari aceh sampai papua, bahkan ke mancanegara.

Sementara saya dan Poppy masih berstatus karyawan yg tentunya terikat dengan aturan2 dan jadwal pekerjaan di kantor kami masing2. Benturan kepentingan, pemakaian waktu dan fasilitas kantor menjadi hal yg tidak bisa dielakkan.

Jika kondisi ini dijalankan terus, tentunya akan tidak sehat. Di kantor kita tidak bisa fokus sementara usaha juga tidak bisa tumbuh dengan kecepatan yg diharapkan.

Dan akhirnya kita harus putuskan.

Poppy harus resign dari jabatan Product Supply Specialist di tempatnya bekerja sekarang, salah satu perusahaan kosmetika ternama di Indonesia per akhir April 2008. Utk selanjutnya akan memegang posisi Direktur Operational di Ruzika Corporation.

Tugas barunya akan akan meliputi tapi tidak terbatas pada :
  1. Meningkatkan sales dan profit masing2 toko.
  2. Menjaga level supply dan demand.
  3. Meningkatkan kualitas SDM.
  4. Memperbaiki administrasi.
  5. Mempersiapkan pembentukan toko baru paling lambat th depan.
Tugas yg sangat menantang dan diharapkan dengan bisa 100% fokus di Ruzika insyaallah growth di 2008 akan sangat baik.

Penyakit Lama

Salah satu hal yang menjengkelkan dari diri saya adalah sifat saya yg angin2an.

Sering ga ada angin ga ada hujan tiba2 saya bosan dengan hal tertentu. Satu hal yg tadinya saya geluti 24 jam, bisa tiba2 saya tinggalkan begitu saja.

Dan parahnya ini terjadi pada usaha yg saya jalankan. Entah kenapa saya merasa sangat bosan saat menjalankan usaha Ruzika. Muncul perasaan malas yg luar biasa utk memfollow-up pesanan yg masuk, malas membuka email, malas membaca sms, malas mengangkat telepon yg masuk. Tapi tetap semangat saat menghitung uang yg masuk.. :p. Ini berlangsung beberapa minggu terakhir.

Alhamdulillah saya menjalankan usaha ini tidak sendirian, Poppy, istri saya masih tetap semangat. Walau dia juga jadi semakin sibuk karena ditambah beberapa pelanggan yg kemudian complain langsung ke dia karena order yg dikirimkan ke saya tidak ada beritanya.

Ternyata memang musuh terbesar saya ada di dalam diri saya sendiri, bukan dari orang lain, bukan dari kompetitor. Saya harus berusaha sekuat tenaga utk mengembalikan motivasi dan spirit yg dulu saya miliki. Sekedar kata maaf kepada pelanggan tentu tidak cukup.

Saya bereskan semuanya satu persatu.

Sunday, February 10, 2008

Pengalaman mengelola SDM di toko

Beberapa saat lalu pak David email ke saya meminta sharing soal SDM di toko, karena ceritanya agak panjang dan saya pikir mungkin ada orang lain yg berminat utk mengetahui hal ini, maka saya sharing aja di blog.

Khusus utk SDM, pertama buka toko, saya mempromosikan pembantu di rumah, jadi saya tawarkan dia gaji lebih besar, tapi dia harus mengerjakan 2 pekerjaan, di rumah dan di toko. Saya tau itu adalah hal yg berat, krn itu dia saya minta utk mencari teman, dia kemudian mengajak kakaknya.

Kenapa saya berani mempromosikan pembantu? Walau dia hanya sekolah sampai SD dan umurnya baru 17 th, tapi saya lihat dia punya potensi. Dan dari sisi kontrol akan lebih mudah, karena mereka juga tinggal di rumah saya.

Sedikit ada problem dg kakaknya, orangnya agak lugu, tidak bisa hitung2an, bahkan memakai kalkulator sekalipun, jadi harus di kasih kursus kilat ala kumon, hehehe...

Mereka berdua yg jadi pionir di toko, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Setelah bbrp bulan, kakaknya terpaksa pulang kampung krn dipanggil suaminya. Akhirnya kita cari orang lagi, dan syarat tambahannya adalah dia juga harus tinggal di rumah saya.

Beberapa kali saya lakukan pola seperti itu.

Sampai setelah karyawan mencapai >2 orang, saya ga mungkin lagi meminta mereka tinggal di rumah karena space rumah yg terbatas, tapi orang baru selalu saya tandem dengan orang lama utk jaga toko, agar bisa saling belajar.

Utk gaji, saya berikan dg memperhatikan pasar di toko sekitar, utk karyawan yg rekrutmennya di cibubur tapi kemudian saya alokasikan di toko bogor atau cikarang, saya berikan fasilitas kamar kost dan tambahan uang makan.

Gimana supaya bisa jualan? Ya diberikan contoh bagaimana cara menjual yg kita inginkan, teori juga dikasih, tapi praktek lsg akan lebih baik, kebetulan istri memang senang jualan.

Apa dia jujur? Sulit mendeteksi kejujuran seseorang, orang yg jujur pun kalau situasi terpepet bisa berubah, yg paling penting adalah kontrol. Kita harus rajin cek, berapa stok masuk, berapa terjual, berapa sisa, apakah uang masuk sesuai sales yg terjadi, awalnya mungkin dalam periode yg singkat, 1-2-3 hari sekali, tapi lama2 bisa diperpanjang, seminggu- dua minggu sekali.

Satu toko saya usahakan 2 orang yg jaga, karena kalo kondisi ramai, saya merasakan sendiri kesulitannya, blm lagi kalau dia mau shalat, ke toilet, cari makan, toko siapa yg akan jaga? Selain hal keamanan, juga utk jaga2, siapa tau karyawan yg satu keluar, saya masih ada karyawan yg lain, jadi tidak terlalu pusing. Biaya kan jadi tinggi? Ya itu sdh dihitung, dan rasanya masih lebih banyak manfaatnya.

Pengalaman paling ga enak adalah saat harus memberhentikan karyawan, tapi ini perlu dilakukan supaya virus yg ada tidak menyebar dan mempengaruhi kinerja karyawan yg lain.

Oya dari pengalaman saya, ternyata umumnya orang yg pintar jualan biasanya kurang teliti soal administrasi, sebaliknya orang yg administrasinya rapih ternyata cenderung pasif saat menawarkan produk. Tapi pernah juga sih nemuin orang yg ga bisa jualan tapi administrasinya juga berantakan.... :)

Monday, February 4, 2008

Sprint atau Maraton

Sprint : lari secepat-cepatnya utk segera mencapai finish jarak dekat
Maraton : lari dalam kecepatan terjaga untuk mencapai finish yg jaraknya jauh.

Kalau bisnis, lebih baik sprint atau maraton?

Utk mengejar target jangka pendek, sprint perlu. Kejar garis finish secepat2nya selagi energi masih penuh, semangat masih tinggi, sumber daya mendukung dan peluang masih ada di depan mata.

Kalau target jangka pendek sdh tercapai, sprint lagi utk target jangka pendek berikutnya.

Sekali, dua kali, masih ok. Tapi selanjutnya... Apa iya harus sprint terus2an? Apa stamina masih terjaga? Kalo semangat sih masih tinggi, tapi apa energi masih cukup?

Butuh stamina luarbiasa prima utk sprint terus menerus. Satu hal yg tidak saya miliki. Yg sekarang perlu saya lakukan adalah menjaga daya tahan agar tetap kuat berlari, tidak perlu cepat, tapi stabil.

Atau, mungkin harus memikirkan cara lain, tidak harus berlari, naik mobil aja?
;)

Sunday, January 27, 2008

Dari Milad II TDA

Ada beberapa insight yg saya dapat dari penuturan pak Perry di Milad TDA kemarin. Buat yg belum tau, pak Perry ini bossnya beberapa factory outlet di bandung, dan bisnis terbarunya adalah rumah sosis di jl. setiabudi yg omzetnya gila2an, saya juga baru tau kemarin sih... :)

Beberapa saya kutip disini :
  • Berpikir diluar kotak... baik dalam ide usaha, maupun cara menjalankannya.
  • Untuk memulai usaha, ukur kerugiannya, jika akibat rugi jadi melarat ya batalkan aja usahanya, tapi lanjutkan jika kerugian masih bisa ditanggung. Artinya risk management mesti bener nih.
  • Pola pikir yg sederhana... Soalnya kalau kita berpikir terlalu kompleks malah cenderung tidak melakukan action apapun, karena sdh takut dari awal.
  • Jangan takut untuk suntik mati unit usaha yg tidak memberikan profit. Stop loss aja daripada ga enak makan ga enak tidur berhari-hari dan terancam kena margin call.
  • Tempatkan orang yg tepat di tempat yg seharusnya.
  • Kasih tantangan utk karyawan. Pulang dari milad, saya langsung bilang ke karyawan di tiap toko, kalo omset bln depan jadi xx juta, bonus kamu saya tambahin xx rupiah diluar bonus normal. Ya.. dicoba aja, sapa tau berhasil... :)
Sebetulnya yg dibicarakan diatas, bukan hal2 baru juga, tapi entah kenapa kena banget sama saya, mungkin karena cara ngomongnya yg simple.

Oya buat panitia milad II TDA, salut banget sama kerjanya. Disela-sela kesibukan TDB dan TDAnya ternyata masih sempat memikirkan kerja utk kebaikan orang banyak.

Btw, ada beberapa teman yg bilang nama saya kemarin dipanggil karena menang salah satu lomba menulis. Bener ga ya? Wah sayang saya udah pulang duluan, yah mau bagaimana lagi, soalnya ada tanggung jawab utk cek toko di bogor, maklum masih agak pelit utk menggaji store manager, jadi semua-semua diurus sendiri dulu.

Tapi kalo menang beneran... waduh.. tengkyu banget buat pak Roni dan teman2 panitia yg sudah memilih karya saya. Baru kali ini saya menang lomba seperti ini. Tapi pesertanya berapa orang ya? ;)