Showing posts with label Iseng. Show all posts
Showing posts with label Iseng. Show all posts

Thursday, February 3, 2011

Pemberi Gaji Rata2 Tertinggi : Deutsche Bank

Perusahaan mana yg ngalahin Goldman Sachs sebagai pemberi gaji terbesar di wall street tahun 2010? Nggak lain nggak bukan, Deutsche Bank.

Bank investasi tsb membayar rata2 gaji 15.943 karyawannya 373.000 euro, sekitar rp 4.66 milyar / tahun, hampir rp 390 juta / bulan.

Jadi ingin tau, gaji office boy di Deutsche Bank berapa ya? ;)

Tuesday, January 25, 2011

Pertamax kapan turun...?


Pertamina payah nih, gesitnya cuma kalau menaikkan harga.
Beberapa hari ini minyak udah turun tapi pertamax masih nyantai di harga tinggi.
Kalau pertamina ga turun harga, teman2nya juga ga bisa turun.
Pura2 ga liat? Keenakan? Atau nunggu diprotes?

Update 3 Feb 2011:
Selama seminggu dari tgl 19 - 27 jan kemarin harga nymex oil turun terus, lalu gara2 krisis mesir, takut ada problem di jalur pengiriman minyak di terusan suez harga minyak naik lagi, tapi naiknya ga lebih tinggi dari harga tgl 19 jan, malah kemudian turun lagi seedikit. Anehnya harga pertamax bukannya turun malah kemarin naik lagi jadi 8050.

Memang kalo dilihat dari harga brent oil, harganya naik terus, malam ini udah sekitar 101 usd.

Sebenernya patokan harga minyak utk pertamax ini pakai nymex oil atau brent oil, atau ada patokan tersendiri? Supaya fair, pertamina mestinya bikin sosialisasi cara perhitungan harga pertamax.

Thursday, January 13, 2011

Cibubur makin macet


Mulai hari ini warga cibubur yang akan kearah cawang harus berangkat lebih pagi. Sejak dioperasikannya gerbang tol cimanggis dan dinonaktifkannya gerbang tol tamini, pengguna tol cibubur yang semula hanya ambil tiket sekarang harus langsung bayar.

Walaupun hanya ambil tiket, sebetulnya tiap pagi antrian untuk masuk tol cibubur sudah panjang, padahal waktu untuk ambil tiket paling hanya sekitar 4-5 detik. Sementara transaksi pembayaran bisa makan waktu 10-15 detik, 3 kali lebih lama.

Kalau waktu transaksi 3x lebih lama, antrian juga berpotensi 3x lebih panjang, sementara di sekitar tol cibubur banyak persimpangan, artinya akan makin banyak keruwetan akibat terkuncinya setiap simpangan karena antrian, terutama di sekitar cibubur junction, di simpang taman bunga - radar auri, di simpang perumahan kodam - desa sos dan di simpang bulak sereh, belum lagi penyempitan jalan masuk ke tol yg hanya 2 jalur.

Memang setelah masuk tol akan lebih lancar, terutama di gerbang tol tamini, jadi buat warga cibubur ini hanya pindah macet.

Keuntungannya, tarif tol yg semula 2500 turun jadi 2000. Sebanding ga ya sama macetnya?

Saya sendiri jarang masuk tol jagorawi gerbang cibubur pada jam sibuk di pagi hari, mudah2an kalo siang antrinya ga terlalu panjang. Efek yg paling terasa buat saya jika dari bogor keluar cibubur, biasanya hanya bayar 4500, sekarang bayar 4500 + 2000, naik hampir 50% dan yg bikin males ongkos tambahan itu hanya untuk jarak yg amat pendek sekitar 3-4 km.

Usul : mestinya yang mau masuk tol cibubur ke arah jakarta dan yang mau keluar cibubur dari bogor di gratiskan aja.... :)

Sunday, January 9, 2011

Yang Lucu dan Bikin Gemes...


1. Gayus
Waktu gayus ketauan jalan2 ke bali sebetulnya sudah diketahui bahwa selama dia di tahan di tahanan brimob sempat keluar tahanan sebanyak 68 kali.

Sekarang rame lagi setelah ada warga yg lapor pernah liat gayus jalan2 ke macau, ke malaysia dan ke singapore.

Emang dulu ga sekalian ditanyain keluar 68 kali itu kemana aja? Ga ditanya atau ditanya tapi jawabannya ga diungkap ke publik (soalnya tambah bikin malu)? Tapi begitu sekarang ketauan jadi kesannya pemeriksaannya nanggung, ga tuntas.

Kalo yg simpel kayak gini aja ga tuntas, gimana soal mafianya? Atau sebetulnya mafianya juga udah ketauan cuma ga diungkap ke publik karena tambah amat sangat membikin malu? ;)

Bonus lucu:
http://www.dhaniels.com/2011/01/keseharian-gayus-tambunan-emang-bikin.html

2. Inflasi.
Inflasi 2010 mencapai angka 6.96%, keliatannya sih sedikit, tapi ternyata melesetnya 31% dari target yg cuma 5.3%. Dari angka itu, kenaikan harga cabai yg gila2an menyumbang angka 0.32%.

Ya jelas pemerintah pusing dong, dan utk mengatasinya wakil menteri keuangan kita punya ide cemerlang, daripada repot mikirin dari sisi produksi dan distribusi, faktor cabai dikeluarkan saja dari komponen perhitungan inflasi. Dan lagi yang salah kan cuaca, kenapa cuacanya ga bersahabat, padahal kita sudah berusaha akrab.

Tapi kepala BPS masih berpikiran konvensional, dia cuma berandai2, bagaimana kalo besok2 harga bawang merah yg naik, apa nanti akan dihilangkan juga? Lalu inflasi menggambarkan apa?

Sekalian usul aja bu wakil menteri, kalo cuma cabai yg dihilangkan tanggung, sekalian aja beras dikeluarin, lumayan inflasi jadi berkurang 0.32% + 1.29% = 5.35%, kayaknya masuk target tuh.

3. Blackberry ditutup
Kementerian komunikasi dan informasi akan menutup layanan blackberry per tanggal 17 januari 2011 jika sampai tgl tsb pihak RIM tidak memblokir akses ke situs2 porno.

Pertanyaannya, kalo layanan bb ditutup apakah situs porno tidak bisa diakses?

Katakan bb ditutup, lalu pengguna bb beralih ke nokia dan mengakses situs porno dari nokia, apakah nokia juga akan dilarang jualan hp?

Setuju banget dengan pemblokiran akses ke situs porno, tapi caranya agak2 ga strategis. Dan lagi, selama ini yg rame kedengarannya cuma sibuk blokir akses situs porno. Belum dengar tuh soal bagaimana pembangunan infrastruktur internet supaya aksesnya makin cepat, makin murah dan makin terjangkau ke pelosok negri sehingga mendukung pertumbuhan bisnis. Coba deh pak itu di expose dikit.... aja.

Wednesday, January 5, 2011

Sewa atau Beli Mobil?

Dari detik.com: Pemprov Riau th 2011 menganggarkan 9 milyar utk sewa 200 mobil dinas bagi pejabatnya.

Sebetulnya lebih murah sewa atau beli ya?

Kalo dg angka diatas, jatuhnya Pemprov Riau menyewa rata2 45 juta/mobil/th, atau sekitar 3.75jt/bln, masih wajarlah.

Tapi coba cek skenario ini:
Pemprov Riau membeli 200 mobil seharga 150jt utk pejabat2nya. Setelah dipakai 3 th, mobil tsb dijual / dilelang seharga 100 jt, masa sih orang ga pada rebutan belinya?

Nah skrg kita hitung.
Biaya beli 200 mobil @150 jt = 30 M.
Pada awal th ke 4, Pemprov akan terima uang hasil jualan 200 mobil @100 jt = 20 M.
Berarti Pemprov hanya keluar 10 M utk periode 3 th.

Bandingkan dg biaya sewa 9 M per tahun yg berarti 27 M utk 3 tahun.

Hemat 17 M dalam 3 tahun.

Kalo masalahnya soal biaya awal yg terlalu besar, ya digilir aja, jgn lsg 200 mobil.

Kalo masalahnya soal perawatan, ya yg pakai musti ngerawat donk, kalo ga mau ngerawat ya ga usah dikasih mobil dinas.

Kalo masalahnya soal aturan hukum, ya aturannya disesuaikan aja, toh negara ga dirugikan.

Heran euy.............