Sunday, September 23, 2007

Demo Forex Minggu ke 3

Minggu kemarin kayaknya kurang gitu bagus.

Hari senin trading langsung loss $995 dalam 3 kali trading. Nyesek juga dan langsung berhenti dulu, soalnya pikiran juga lagi ribet. Setelah dianalisa ulang, loss ini harusnya tidak terjadi.

Hari berikutnya, pelan2 recover, akhirnya total minggu lalu profit $521 dari target $1000. Cuma separuh target, tapi kalo dilihat seluruh profitnya sebenarnya ada $1.516, masih bisa diatas target tapi ya itu tadi kepotong sama loss hari senin jadi net profit tinggal $521.

Statistiknya selama 3 minggu :

Gross Profit : $4.498,32
Gross Loss : $1.025
Net Profit (% from deposit) : $3.473,32 (69,5%)

Total Trades = 81 kali
Profit Trades ( % from total ) = 77 ( 95% )
Loss Trades ( % from total ) = 4 ( 5% )

3 minggu konsisten profit.....
1 week to go....

Update Ruzika

Ada beberapa hal yg ingin saya share dari beberapa minggu terakhir ini.

Pertama adalah order online. Terus terang saat ini kita sangat kewalahan dengan order online. Dalam sehari bisa puluhan sms dan email yg masuk yg isinya ingin pesan barang, terutama SIK Clothing dan Rabbani.

Kami atas nama Ruzika Collection ingin minta maaf kepada semua calon pembeli yang tidak terbalas sms atau emailnya, karena saat ini benar2 peak season. Kondisi ini mau tidak mau membuat kita harus memberikan prioritas tertentu.

Hal kedua adalah stok yg habis lebih cepat, padahal dari jauh2 hari kita udah coba nimbun barang, tapi habis juga. Ini juga terkait dg semakin banyaknya order baik langsung ditoko ataupun yg via sms / email. Dan parahnya kita sempat telat antisipasi utk order baru ke pabrik krn sibuk ke urusan delivery. Untung minggu lalu sdh datang lagi sebagian barang pesanan kita dari pabrik. Dan seperti biasa, supaya barang siap dijual kita mesti kerja keras menyiapkan label harganya.... pegel euy.... Minggu ini mudah2an masih akan datang lagi, dan kita juga sdh buka PO baru utk 2 minggu yg akan datang.

Hal ketiga, kenapa ya, kalo istri saya, Poppy, ikut jaga toko, sales langsung melejit. Ya.. dia emang bakatnya jualan kali ya. Dia paling bisa kalo nawarin produk. Tapi mestinya ilmu ini diturunkan juga ke karyawan yg lain.

Keempat, ada brand baru nih di toko kita. Farah Fairuz. Produknya blus dan gamis, juga dari bahan kaos. Motifnya bagus. Tapi dia ga ada katalognya, karena setiap kali produksi motifnya pasti beda. Harga? Ini kayaknya masuk utk segmen toko kita yg akan buka di pasar Kranggan Mas, ecerannya 40-67 ribu, utk beli minimal 1 lusin bisa discount 30%. Selama ini katanya brand tsb dijual di jaringan tokonya Darut Tauhid.

Oya, kemarin sabtu pulang dari bogor sempat surprise karena ada paket hadiah dari SIK Clothing, alhamdulillah...

Sunday, September 16, 2007

Update Forex minggu ke 2

Minggu kemarin (10-14 sept) sayangnya saya ga bisa trading selama 2 hari diawal minggu, jadi praktis saya cuma trading 3 hari saja di tgl 12-14 sept.

Tapi hasilnya masih lumayan, akumulasi statistik dari tgl 3-14 sept sbb. :

Gross Profit : 2,982.74 USD
Gross Loss : 30
Net Profit ( % from deposit ) : 2,952.74 ( 59% )

Total Trades = 53 kali
Profit Trades ( % from total ) = 52 ( 98% )
Loss Trades ( % from total ) = 1 ( 2% )

Jadi kalo dilihat minggu kemarin saja, dapat tambahan profit 1,293.74. Sedikit menurun dari minggu pertama.

Tapi kalo dilihat average harian, USD 431,25, masih lebih besar dari minggu pertama, karena minggu ke 2 ini hanya trading 3 hari.

Sebetulnya sih kemarin ingin genapin profit jadi 3,000 tapi ga keburu.. padahal cuma kurang 50 lagi... dan hari ini saya analisa trend trading hari terakhir minggu lalu, sebetulnya sangat memungkinkan utk dapat tambahan 100-150 lagi.

Hmm.. modal USD 5,000 udah balik 2,952.74 rasanya ga terlalu jelek.

Minggu ini gimana ya... Kayaknya perlu set target baru utk bulan ini, karena target USD 2,000 sdh terlampaui. Kalo minggu ini dapat 1000, lalu minggu depan 1000 lagi, kayaknya masih realistis...

Ya udah.. set target bulanan di USD 5,000 deh...
eh... tapi itu kan berarti 100%?

Wah... apa iya sih live-nya bisa kayak gini juga..... ;)
USD 5,000 sebulan... ga kalah dg salary General Manager....
padahal cuma ceklak ceklik mouse doank.....

Wednesday, September 12, 2007

Waspadalah.. Waspadalah...

Sebetulnya saya agak males kalo sharing hal yg agak2 negatif, tapi tadi pagi abis chat sama mbak Doris yg hampir saja kejadian di tokonya, mungkin ini bisa jadi pengalaman utk rekan2 lain yg memiliki bisnis serupa.

Akhir bulan Agustus saya sempat kaget saat datang ke toko Plaza Cibubur malam hari menjelang tutup toko karena karyawan saya sedang menangis.

Ternyata uang sales hari itu hilang, padahal uang disimpan di tas pinggang yg harusnya dibawa kemanapun pergi.

Saya coba mereka utk menceritakan kronologis peristiwa apa yg terjadi di hari itu. Dari cerita itu, saya tangkap ada seorang pembeli yg bertindak diluar kebiasaan.

Jadi modusnya adalah karyawan saya dibuat sibuk karena ibu itu minta diambilkan aneka produk, bahkan sampai baju2 yg didisplay di manequin diatas etalase juga minta diambilkan. Lalu karyawan saya diminta utk mencoba beberapa baju. Nah saat mencoba baju ini, tas pinggang sempat tergeletak, saya rasa kesempatan ini yg dimanfaatkan oleh si ibu tadi utk mengambil isinya.

Untung saja penjualan hari itu tidak sebanyak biasanya... Kalo kejadiannya hari sebelumnya.. wah... bisa tambah kusut... :)

Dan, ga lama setelah kejadian di Plaza Cibubur, toko saya di Bogor Trade Mall juga nyaris mengalami hal yg sama. Untung karyawan saya lebih waspada sejak kejadian di Plaza Cibubur, sehingga kejadian lebih buruk bisa dihindarkan.

Ada beberapa trik dari orang2 seperti ini :
- Karyawan dibuat sibuk sehingga lengah
- Pura2 kenal pemilik, pura2 telp dg pemilik, bilang sudah bayar dan tinggal ambil barang
- Beli banyak barang, pembayaran dibelakang dg cek kosong

Mestinya banyak lagi cara yg lain, tapi blm kepikir... mungkin ada yg bisa nambahin?

Sunday, September 9, 2007

Bisnis Ketahanan Dana

Dulu waktu mbak Niken bilang di email bahwa bisnis forex adalah bisnis ketahanan dana, saya masih belum memahami apa maksudnya. Tapi setelah mencoba sendiri demo account selama beberapa minggu ini, saya mulai sedikit memahami.

Metode yg saya pakai adalah scalping, jadi dapat pips /point sedikit, langsung saya likuidasi posisinya utk take profit. Karena pips sedikit (5-10 pips), maka saya harus perbesar volumenya agar total profitnya agak terasa.

Sementara target saya sendiri adalah 100 pips (=USD 100) per hari. Nggak besar2 dulu. Karena kan masih belajar. Dengan asumsi sebulan 20 hari trading, maka target bulanan adalah USD 2000. Asumsi lain adalah saya trading 2-3 kali aja per hari.

Dengan kondisi diatas, dalam 1 kali trading saya mesti pakai 5 lot, ini nilainya USD 500. Sementara deposit awal saya hanya USD 3000.

Kondisi lain adalah, saya tidak pernah pakai stop loss, dan tiap kali trendnya berbeda dg prediksi, saya cenderung meng-average posisi.

Memang pengalaman saya, tradingnya biasanya 80-90% profit. Tapi beberapa kali kejadian, fluktuasinya demikian tajam. Dan akibatnya tragis... margin call... artinya saya mesti tambah modal utk mempertahankan posisi.

Disini saya merasakan pentingnya money management yg bener dan betapa enaknya kalau punya modal kuat.

OK, akhirnya sejak tgl 3 sept, saya coba buka lagi dg modal lebih besar, USD 5000. Memang secara money management masih ga bener. Sekali trading saya bisa pakai USD 500-1000, berarti sampai 20% modal. Padahal yg disarankan adalah 2-5% saja, tapi kalo cuma 5%, profit ga kerasa, hehehe. Jadi, saya coba aja.

Dan sampai hari ini, tgl 10 sept, posisi saya masih sangat aman.

Selama 5 hari (3-7 sept) saya sudah trading 28 kali, 27 kali profit (96,4%) senilai USD 1689 dan 1 kali loss (3,6%) senilai USD 30. Jadi secara total masih profit USD 1659, sekitar 33,2% dari modal.

Kalo dilihat perhari, berarti average profit USD 331,8 dalam 5-6 kali trading. Secara target, sebetulnya sudah terlampaui. Dan utk mencapai profit USD 2000, paling tidak saya butuh 2 hari trading lagi. Jadi dengan 7 hari trading, sudah bisa dapat USD 2300 an. Lumayan donk...

Nah sekarang soal dream. Kemarin 5 hari dapat 33,2%. Coba ya kalo ada yg modalin 1 M, dalam 5 hari bisa dapat 332 jt. Bagi 2, 166 juta. Hehehehehe......

Yang paling penting adalah Konsistensi....

Friday, August 31, 2007

Mainan Baru

Lagi seru fx nih...

Setelah sempat 29 kali trading dengan 28 kali profit dan 1 kali loss dg total profit 38% dalam 8 hari, akhirnya jeblok lagi, dan lagi2 karena kesalahan yg sama.

Susah bener ya mengendalikan diri kalo udah profit... :)

Dengan metode scalp, dapat recehan USD rasanya tidak begitu sulit, tapi karena menggunakan timeframe yg kecil chart harus benar2 dipelototin dari menit ke menit utk dapat momentnya, begitu ditinggal beberapa jam karena urusan yg lain, ternyata trend sudah berbalik, dan repotnya transaksi dilakukan tanpa stop loss, ditambah lagi transaksi dilakukan dg banyak lot, ya udah, abis deh.

Hari ini coba bangkit lagi... 2 transaksi... 150USD.

Ruzika? Masih baik2 aja.

Ada beberapa persoalan belakangan ini, tapi dari sisi omset tetap OK.

Besok ada transaksi bagus... moga2 deal.

Thursday, August 23, 2007

Pengalaman Forex Trading


Dari ketemu ga sengaja saat blog walking, eh... ternyata salah satu member TDA 11 digit. Trus ngomongin mesin bisnis yg dipakai apa utk menuju 11 digit. Forex.

Wah... dulu saya juga pernah punya interest di bidang tsb, tapi itu sdh 12 tahun yg lalu, dan pengalaman teman2 saya dulu cukup mengecewakan, duit besar lenyap dalam waktu singkat.

Tapi pernah ada cerita bersambung di kompas yang menceritakan kehidupan fx trader, ceritanya menarik.

Dari email2an beberapa kali, saya dikasih link yg cukup bagus : http://www.babypips.com/
Penjelasan di web tsb cukup menarik.

Dan yg lebih menarik lagi, ternyata sekarang utk transaksi fx tidak perlu datang ke dealing room, atau menunggu info dari pialang, tapi bisa langsung kita analisa sendiri, kita lakukan sendiri, kapanpun, dimanapun, asal ada koneksi ke internet. Juga modal yg dibutuhkan masih terjangkau.

Sebulan ini saya coba belajar teorinya, apa dan bagaimana forex. Lalu mulai 2 minggu lalu saya coba teori sambil praktek. Belum yg live, masih versi demo dari Interbank FX.

Ternyata demonya menarik, seperti main game online.... :)
Saya buka mini account, modal 3000 usd, leverage 1:100. Transaksi yg saya lakukan biasanya GBPUSD dan USDJPY.

Beberapa kali kejeblos modal habis karena salah posisi. Tapi 3 hari ini saya coba demo dg lebih baik dan lebih hati2 dan tidak serakah.

3 hari ini saya melakukan 18 transaksi, 17 profit senilai 947 usd, 1 loss senilai -23 usd, jadi total jenderal masih profit 924 usd, itu kan sekitar 8,6 jt, lumayan banget kan... sayangnya virtual.

Tapi dg modal 3000, profit 924, berarti 30.8% dalam 3 hari. Peluang yg menarik. Tapi masih harus dibuktikan untuk long term. Karena kadang pergerakannya beda dgn yg sdh kita prediksi.

Memang sih high profit high risk. Jadi masih terus belajar dulu. Coba dulu 1-2 bulan sebelum beneran trading, walaupun itu tetap bukan jaminan, tapi paling nggak bisa ada sedikit pengalaman.

Sunday, August 5, 2007

Perjalanan Satu Tahun Ruzika

Lama ga nulis blog, sengaja biar posting terakhir benar2 bisa diresapi... hehehe... Sekarang nulis lagi ah.

Bulan Agustus ini adalah bulan yg special utk usaha yg saya rintis bersama istri, Poppy. Satu tahun yg lalu, tgl 5 Agustus 2006, kita pertama kali mulai membuka toko.

http://ruzika.blogspot.com/2006/11/awal-mulanya.html

Kita mulai dengan kondisi yg jauh dari sempurna, lebih banyak apa adanya :

  • Lokasi kios di lantai 3 dan itupun hanya counter yang diberi dinding gypsum kiri kanan dan bagian depannya ditutup kain terpal, jauh dari bayangan toko ideal.
  • Desain interior seadanya karena desainernya kita sendiri dengan dibantu tukang bangunan langganan.
  • Produk utama yg dijual hanya 2 macam, jilbab dan koko saja.
  • Suasana batin yg sebetulnya masih maju mundur, apa ini akan bisa berlanjut, apa kita sanggup bayar operasional dan banyak pertanyaan tanpa jawaban lainnya.
  • Modal yang dapat dari hutang.
  • SDM yang benar2 minim tanpa pengalaman sama sekali hanya modal kepercayaan.

Tapi semua dijalani bukan tanpa perhitungan. Kita hitung resiko terjeleknya. Dan ternyata resiko terburuknya hanya gaji saya akan dipotong X rupiah selama Y bulan utk bayar hutang dan paling cuma cape aja ngurus ini itu.

Dalam perjalanan ternyata banyak pengalaman baru yg kita peroleh, al :

  • Bagaimana mengatasi persaingan usaha yg ternyata cukup keras baik dari penjual produk satu merk maupun dari sesama penjual barang serupa di sekitar lokasi
  • Bagaimana membangun sdm yang sesuai dengan kriteria kita disatu sisi dan disisi lain kita harus menghandle keluar masuknya karyawan
  • Bagaimana mengelola keseimbangan antara order dan supply
  • Bagaimana negosiasi dengan supplier, pelanggan dan building management
  • Bagaimana mendatangkan leads sebanyak mungkin dan mengkonversinya sebagai pelanggan
  • Bagaimana mengatur waktu utk mengontrol masing2 toko
  • Bagaimana mencari supplier dengan harga terbaik

Masih banyak lagi hal yg lain. Ternyata buka toko tidak hanya sekedar buka, beli barang dan kemudian dijual. Banyak hal yg bisa dan harus di explore. Rumit iya, tapi fun. Dan dengan adanya unsur fun ini mungkin yg membuat kita bisa bertahan sampai saat ini.

Setahun ini kita sempat punya 3 toko offline dan 1 toko online. Tapi toko di cileungsi terpaksa ditutup, bukan karena rugi, tapi karena sebab yg lain. Tapi kita ga mau terpaku dengan hal itu. Toh 3 toko yg lain masih bisa memberikan omset yg luar biasa utk ukuran saya.

Kenapa disebut luar biasa? Karena setelah 17 th kerja TDB dengan gaji terakhir X, ternyata hanya dengan dagang gross profitnya (diambil perbandingan gross profit karena gaji yg diterima saya anggap gross juga) bisa beberapa kali lipatnya dan itu dicapai hanya dalam waktu satu tahun.

Itu sebabnya, visi kita 5 thn kedepan adalah membangun jaringan toko retail minimal 10 toko lagi, kalo bisa sih yg besar seperti punya pak Rosihan. Kenapa? Karena ternyata bisnis ini sangat2 profitable... dan tentunya lebih banyak profit akan lebih fun... :)

Untuk mencapai itu, tentunya tidak mungkin bisa dilaksanakan tanpa full commitment. Itu berarti waktu dan fokus. Hal yg tidak bisa kita lakukan jika kita masih hidup di 2 alam. Tapi utk berganti alam juga bukan hal yg mudah buat kita yg sudah belasan tahun TDB.

Yg kita butuhkan adalah semacam batu loncatan. Paling tidak setelah usaha ini berjalan 1 tahun lagi. Kemudian toko sudah buka 2 cabang lagi dengan omset yg tidak lebih kecil dari yg ada sekarang. Setelah itu salah satu dari kita, saya atau istri, bisa mulai full 100% membangun bisnis ini. Dia akan bertugas membangun jaringan toko agar lebih stabil, sementara yg masih TDB ditambah dengan passive income properti bisa menjadi backup jika terjadi skenario yg terburuk. Dan setelah itu... merdeka... !! :)

Thanks banget buat semua member di milis ini yg sudah banyak memberi inspirasi.

Wednesday, July 4, 2007

Dream - Strategy - Action

Ini lagi ngomongin usaha, Ruzika Collection.

Dream :
Omzet 1.000.000.000 / bln

Strategy :
Buka retail chain store, copy-paste store yg sdh ada 10 kali lagi.
Gunakan cashflow dan profit utk investasi properti produktif.

Action :
- Cari lokasi di mall / pusat keramaian
- Target buka 2 toko baru per tahun, jadi 10 toko baru dalam 5 th ke depan
- Biaya buka 1 toko sekitar 25 jt, jadi sisihkan sekitar 5 jt / bln utk biaya tsb
- Cari produk unggulan lain

Thursday, June 28, 2007

Proses

Memang, umumnya pengalaman masa lalulah yg akan membentuk diri kita sekarang. Kita semua ada di titik ini, saat ini, karena proses yg panjang yg sdh kita lewati.

Ini sekalian sharing unwinning.. kemarin kan ada yg minta.. :)

Jadi programmer freelance, jualan aplikasi, tapi cuma dibayar 1/2 harga, udah.

Investasi saham, ketemu bule cas cis cus profit sekian ratus persen, ternyata amblas.

Jadi agen pakaian anak ga pake modal, krn model titip jual, dijual kekantor2 di daerah pusat bisnis, udah punya banyak sub agen... eh malah pabrik tutup.

Ingin jadi juragan angkot, terinspirasi dari mertua teman yg bisa punya 10 metromini, dari punya 1 angkot, punya 2, sampai abis semua dijual.. kena dampak krismon (lumayan bisa buat alasan) :)

Ikutan macam2 multilevel, kartu discount, ubs, amway, sampai kartu ijumpi (ikatan juru masak profesional indonesia), belum pada pernah denger kan? lumayan kebeli HP, hehehe....

Jualan voucher perdana, jamannya no perdana masih ratusan ribu, jualannya ngetem di pinggir jalan di margonda depok... panas doank...

Coba jualan aplikasi di handphone, untuk kirim sms via GPRS, jadi kirim 1 sms cuma bayar 5-25 perak (tarif gprs per kb). Udah gitu jualannya pake web multilevel. Kayaknya udah paling canggih deh... eh jeblok juga.

Walau pengalaman jatuh bangun udah lumayan banyak, tapi utk mulai suatu usaha lagi tetap aja ada rasa waswas. Wajar kan, manusiawi banget. Makanya perlu ada pemicunya.

Bener tuh kata pak Eko, ini utk memotivasi secara internal di dalam diri kita :
> anda tidak perlu hebat untuk memulai,
> tetapi anda harus memulai untuk menjadi hebat

Dan tulisan pak Abduh, ini faktor eksternal :
> Nah ketika bertemu dengan komunitas yang frekwensinya pas,
> sensornya langsung nyambung. Mereka kembali bangkit dengan motivasi
> yang terjaga karena berada di tengah "kolam" yang sama.

Internal ada, eksternal nyambung, produk ada, contoh sukses ada, tinggal di copy paste dan berdoa, moga2 bisa jadi long n lasting business... :)

Salam,
Ryad


..........................................................................................
--- In http://finance.groups.yahoo.com/group/tangandiatas/post?postID=I7g5RMBe-RBE3HMnv7tKCs-K1zzP-bXvelNmn8_BetPFqtznRp1NW52VqEGOCTMtJpBHTi_uMfkVeHwVdg--lZls9lE, Eko June wrote:
>> Setuju sekali pak Abduh, tulisannya sangat mencerahkan.
>> Saya melihat sosok seperti pak Hadi dan pak Faif adalah contoh dari 'mesin jet'.
> 'Flying watch' nya emang panjang dan penuh liku.
> Kita sudah mendengar suka-duka mereka mereka dalam merintis usaha.
> Ongkos belajar kata pak Faif. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
> Pengalamannya menjadi modal utama kesuksesan saat ini, terutama ketika bergabung dengan TDA, dimana benar kaya pak Abduh bahwa ketika frekwensi nya udah 'match'.
>> Saya sendiri sepertinya malah jadi kayak 'mesin uap'.
> Selain pengetahuan entrepreneur dari ortu atau buku, praktis saya gak pernah punya usaha sebelumnya. Setelah bertemu dengan TDA baruaction. :)
> Tapi sebenernya gak bisa dijadikan excuse juga sih karena banyak yang 'case' nya sama tapi tetap bisa melesat laksana 'mesin jet'.
> Pasangan pak Ryad dan mbak Poppy atau mbak Doris mungkin bisa sebagai contoh walau pak Ryad memang pernah usaha pulsa elektrik ya(maaf klo ada salah informasi).
>> So, maksud saya, saya berada di barisan anda para member yang belum punya usaha dan punya keinginan untuk mencoba merintis usaha. Banyak ketakutan dan kekuatiran serta keengganan. Tapi Insya Allah dengan berjamaah semua bisa teratasi. Jangan berkecil hati. Sayapun terus terang dulu minder berada di lingkungan komunitas yang sebagian sudah sukses tapi ketika menyadari banyak juga yang masih memiliki status yang sama (merintis usaha), alhamdulillah rasa minder itu perlahan mulai berkurang. Melihat kesuksesan member yang sudah berhasil dijadikan sebagai motivasi bukan malah keminderan. Bersama kita bisa (loh jadi kayak kampanye hehe).
>> Yang terpenting ya itu tadi : Frekwensi udah sama :)
>> Tetap semangat.

>> Eko June> www.ekojune.com YM : eko_juna
>> anda tidak perlu hebat untuk memulai,
> tetapi anda harus memulai untuk menjadi hebat

..........................................................................................
>>>> ----- Original Message ----> From: M. Abduh > To: tangandiatas@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, June 27, 2007 5:24:30 PM
> Subject: [tangandiatas] TDA-ers: Antara "Jet" dan "Mesin Uap"
>> Proses. Inilah kata yang harus kita lewati untuk mewujudkan mimpi. Tidak ada sebuah realita yg terwujud tanpa melalui proses. Kita berhasil naik sepeda setelah beberapa kali mengalami proses jatuh-bangun, bahkan tidak jarang masuk selokan.
>> Asumsi saya, para TDA-ers yang berhasil melesat cepat sebenarnya bukanlah orang yang baru memulai usaha ketika bergabung dengan komunitas ini. Mereka adalah orang-orang yang sebenarnya sudah mempunyai flying watch (kata Thukul) cukup lama. Mereka sudah pernah mengalami jatuh bangun sebelumnya (bahkan babak belur mungkin). Mentalnya sudah terasah. Tapi karena satu dan lain hal mereka memilih menghentikan usahanya dan menjadi TDB.
>> Nah ketika bertemu dengan komunitas yang frekwensinya pas, sensornya langsung nyambung. Mereka kembali bangkit dengan motivasi yang terjaga karena berada di tengah "kolam" yang sama. Nah kemampuan yang pernah terasah inilah yang menyebabkan mereka cukup cepat melesat. Ibarat supir yang sudah bertahun-tahun tidak pegang mobil, begitu belajar kembali cara nyopir yang baik, mereka langsung piawai pegang mobil.
>> Jadi bagi para TDA-ers yang belum juga menemukan settingan yang pas tidak usah kecil hati. Ikutilah proses. Jangan melihat pada TDA-ers yang sudah berhasil saat ini tapi lihatlah bagaimana mereka jatuh bangun "menyusun" bangunan mimpi ketika belum ada komunitas TDA.
> Betul nggak asumsi saya? Yuk kita lakukan survey...:)

>Abduh
>http://abduh1.blogspot.com/

..........................................................................................
Wuih ciri khasnya pak Ryad kalau menulis, lugas, spontan, mudah dimengerti dan yang terutama aplikatif.

Jadi untuk smua TDAers baik yang masih TDB dan syukur-2 sudah mulai berfikir jadi amfibi, action saja. Sekecil apapun itu, jalani saja dulu. Mungkin diawalnya terkesan bingung karena mau jualan produk/servis yang mana. Karena hampir semuanya ada di TDA. Coba dimulai dari yang resikonya minimal. Jangan seperti saya dulu, gak dulu banget sih :-) tepatnya setahun yang lalu yang langsung ingin melompat menjadi seorang investor padahal belum punya bisnis sama sekali yang akan membantu cicilan properti yang saya beli itu setiap bulannya.

Alhamdulillah keadaan keuangan keluarga morat-marit selama 10 bulan. Pil Pahit? Iya lah. Tapi alhamdulillah keputusan amputasi walaupun merugi tetap saya syukuri juga. Akhirnya saya dan suami berani keluar dari iming-2 hasil investasi properti tsb yang sangat indah diatas kertasnya.

"Sukses adalah kegagalan + Usaha untuk coba terus". Pak Omar pernah menulis kata-2 ini kalau tidak salah. Dan saya merasa pernyataan tsbt benar adanya.Terus kayuh sepeda kita untuk mencapai impian dan kesuksesan yang kita inginkan. Tidak usah risau mesin uap dan mesin jetlah..hehe.. tidak ada formula baku dalamberbisnis. Iya kan.

Salam pantang mundur niyh..dan semoga TDAers yang sedang diam-diam bersiap untuk melaunching toko/blog/webstorenya menjadi yakin untuk go trough dan secepatnya memulai langkah pertamanya. Masih ada ribuan langkah lagi di depan dan semuanya itu dimulai dari langkah pertama kita ini.

Salam FUNtasticc :-D
Salam,
Doris NasutionYM: dorisnst HP:0815-86038678
Blog: http://dorisnasution.blogspot.com/
Bisnis: http://mukenalukis.blogspot.com/
http://shaakira-outlet-jilbab.blogspot.com/
http://grosir-baju-muslim.blogspot.com/